Tampilkan postingan dengan label PURBALINGGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PURBALINGGA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Mei 2012

19 Siswa SD Di Purbalingga Tidak Lulus UN

Purbalingga – Dari 15.737 siswa SD di Purbalingga yang mengikuti Ujian Nasional ada 19 anak yang tidak lulus. Atau bisa dikatakan kelulusan mencapai 99,98 persen. Bagi mereka yang tidak lulus bisa mengikuti kejar paket A yang setara dengan sekolah dasar.

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia UN Kabupaten Purbalingga Subeno SE MSi, Senin (20/6). Menurutnya, sebelum kelulusan memang ada sejumlah sekolah yang mengajukan sedikit perubahan akibat ada pendataan yang salah.”Secara serempak pengumuman kelulusan digelar. Untuk SD/MI dengan mekanisme pengumuman diserahkan kepada sekolah,” jelasnya.

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Purbalingga Ashari MPd mengatakan, penilaian kelulusan memang didukung nilai dari sekolah. Yaitu nilai rapor SD/MI semester 1-12, nilai ujian selain yang di ujikan nasional dan lulus UN sesuai standar kelulusan serta penilaian kepribadian.

“Namun nilai UN sangat mendominasi. Jadi jika tidak lulus atau tidak sesuai yang ditentukan sebelumnya, tetap berpengaruh. Meskipun penilaian akhir tetap dikelola sekolah bersangkutan,” ujarnya.

Ashari menambahkan,untuk dua siswa RSBI SD Negeri 2 Purbalingga Lor yang terancam tak lulus, sudah ada kepastian usai dilakukan pembenahan kembali ke provinsi. Mereka akhirnya dinyatakan lulus.

“Jadi yang tak lulus hanya sekitar 0,121 persen saja. Memang untuk tahun ini sedikit turun dari tahun lalu,” jelasnya.

Sementara itu sekolah juga diminta bisa mempertimbangkan standar kelulusan yang nantinya tak memberatkan siswa. Semua harus bisa dperkirakan sebelum dilaporkan ke provinsi.

Ketua Dewan Pendidikan Purbalingga, Soedino mengatakan, sebenarnya sistem penilaian untuk kelulusan SD/ MI saat ini cukup fair. Karena diseerahkan lebih banyak kepada sekolah.

Diberitakan sebelumnya, diduga karena kesalahan entri data, dua siswa RSBI SD Negeri Galor 2 dikabarkan terancam tak lulus. Pihak sekolah melaporkan indikasi kesalahan memasukkan data nilai tersebut kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

Sumber: http://kotaperwira.com/19-siswa-sd-di-kabupaten-purbalingga-tidak-lulus-un

Selasa, 01 September 2009

ASYIKNYA NGABUBURIT DI ALUN - ALUN


Purbalingga, 01/09/2009. Bulan puasa tak terasa sudah memasuki pekan kedua. Barbagai macam aktifitas sehari-hari kita laksanakan selama bulan Ramadhan ini, dari aktifitas biasa yang sering kita lakukan dan juga aktifitas ibadah yang terus kita tingkatkan. Menjelang berbuka pasa afalah saat yang paling dinanti, pada jelang berbuka puasa, biasanya kita menghabiskan waktu untuk "ngabuburit" dari hanya sekedar jalan-jalan, membeli makanan berbuka puasa, maupun hanya duduk-duduk. Tak jarang, di kota Purbalingga memasukki pukul 4 sore hingga jelang Maghrib, lalu lintas kendaraan sangat ramai. Salah satu tempat dipusat kota yang masih menjadi favorit warga Purbalingga adalah tentunya Alun-Alun kota Purbalingga. Dari hari pertama puasa, tempat ini berubah total menjadi seperti pasar kaget pada sore hari. Aneka jajanan buka puasa, dari jajanan yang ringan hingga berskala besar, tersaji disini. Mereka menjajakan jajanannya dengan rapi dan teratur, terbukti tidak memacetkan arus lalu lintas disepanjang lingkar alun-alun. Harganyapun bervariasi, dari seribu rupiah hingga dua puluh ribu rupiah. Jika anda mencari aneka jajanan ini, lokasinya disebelah selatan alun-alun Purbalingga, atau didepan SMA Muhammadiyah. Ditempat ini juga banyak penjual buah-buahan khas puasa, seperti kelapa muda, kelengkeng, semangka dll. Dipusat alun-alun tak kalah ramainya, para pedagang menggelar lapak dadakan disini kita akan mendapatkan penjual pakaian, mainan, juga ada penjual makanan. Jika anda membawa anak anda atau adik anda yang masih balita, boleh juga untuk bermain bersama disini, dari sekedar jalan-jalan maupun mengajak anak atau adik anda naik delman memutari alun-alun dengan harga sangat terjangkau. Pindah kesisi lain, tepatnya di depan Pendopo Kabupaten, biasanya muda-mudi berkumpul disitu bersama teman-temannya, pacarnya sembari menunggu buka puasa tiba. Bagi yang menginginkan ngabuburit plus ibadah, tempatnya di Masjid Agung Darussalam, di barat alun-alun Purbalingga, selepas Sholat Ashar biasanya ditempat ini ada pengajian dan setiap harinya ada pembagian tajil gratis untuk berbuka puasa.

Tertarik? datang saja ke Alun-Alun Kota Purbalingga mumpung masih sekitar 19 hari lagi suasananya seperti ini.


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA, SD NEGERI 1 JETIS !!!